Daftar Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Lingga

Posted On Maret 27, 2009

Filed under Berita

Comments Dropped leave a response

Daftar Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Lingga

SENIN, 11-08-2008 17:41

Oleh : BatamToday

TANJUNGPINANG – Berikut ini adalah daftar kasus dugaan korupsi yang terjadi di tubuh Pemkab Lingga. Daftar ini diperoleh Batamtoday dari sumber yang bisa dipercaya dan selama ini getol membongkar kasus korupsi di kabupaten pemekaran Kabupaten Kepri ini.

Rincian dugaan penyalahgunaan dan pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan pada APBD Lingga 2004 adalah,

Biaya Tunjungan Operasional Penjabat Bupati Lingga Rp 390 juta dengan nilai kerugian Rp 265 jutaan, Biaya Tunjangan Operasional Sekretariat Daerah sebesar Rp 1,5 miliar dengan kerugian negara Rp 1,5 miliar, Bantuan Keuangan untuk Partai Politik dan KPUD Rp 175 juta (fiktif) dengan kerugian negara Rp 175 juta dan Biaya Pembangunan Fisik, Rehabilitasi, Renovasi Kantor dan Rumah Penduduk di Daik Rp 2,695 miliar dengan kerugian negara Rp 808 juta.

Pada tahun 2005, kerugian keuangan daerah ditaksir sebesar Rp 207 miliar dengan rincian; Tunjangan Operasional Bupati Rp 834 juta dengan kerugian Rp 709 juta, Tunjangan Sekretariat Daerah Rp 1,158 miliar dengan kerugian negara Rp 1,158 miliar, Bantuan Pengobatan dan Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (fiktif) Rp 348 juta, Bantuan beras Miskin (fiktif) Rp 539 juta, Biaya Tidak Tersangka Rp.900 juta dengan kerugian negara Rp.539 juta, Biaya Tugas Belajar an Sri Mulyani di Universitas Padang Rp 87 juta (fiktif- sebab yang bersangkutan tugas belajar dari Pemkab Bintan, dulu Kepri), Pembayaran Hutang Jatuh Tempo (untuk proyek mana tak jelas) Rp 199 juta, Pencairan DAK tahun 2005 Rp 4 miliar tapi proyek belum ada dan pemberian izin penebangan kayu ke PT SSLP dengan kerugian negara Rp 200 miliar berdasarkan pernyataan penyidik Polda Kepri.

Pada tahun 2006 kerugian negara ditaksir Rp 15,49 miliar dengan rincian; Tunjangan Penggunaan Anggaran dan Tunjangan Peningkatan Kinerja Rp 3,73 miliar dengan kerugian negara ditaksir Rp 3,58 miliar, Pembayaran Hutang Jatuh Tempo (tak jelas proyek yang mana) Rp 3,139 miliar, Bantuan Beras Miskin (fiktif) Rp.539 juta, Proyek Swakelola Disdik Lingga Rp 17,155 miliar dengan kerugian ditaksir Rp 6,86 miliar, Premi Asuransi AJB Bumi Putra Rp 734 juta dengan kerugian ditaksir Rp 367 juta, Bantuan Pemeliharaan Kesehatan masyarakat Lingga Rp 1,928 miliar dengan kerugian negara Rp 578 juta serta Biaya Pakaian Dinas Rp 1,4 miliar dengan kerugian negara Rp 420 juta.

Pada tahun 2007, kerugian negara ditaksir Rp 22,286 miliar dengan rincian; Bantuan Beras Miskin (fiktif) Rp 1,17 miliar, Subsidi Angkutan Laut Daik-Tanjungpinang Rp 1,82 miliar dengan kerugian ditaksir Rp 547 juta, Proyek Swakelola Disdik Lingga Rp 49,438 miliar dengan kerugian ditaksir Rp 19.775 miliar, Bimbingan Belajar UN SLTP/SLTA Rp 960 juta dengan kerugian ditaksir Rp 240 juta, Jasa Konsultan Perencanaan Disdik Rp 954 juta dengan kerugian negara Rp 347 juta dan Jasa Konsultan Pengawas Rp 565 juta dengan kerugian negara ditaksir Rp 204 juta-an.(btd/Redaksi)

http://www.batamtoday.com/news/read/2008/08/1101/10188.Daftar-Kasus-Dugaan-Korupsi-di-Kabupaten-Lingga.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s